Beranda Peristiwa nasional Gunung Merapi Meletus
Banner
Banner

Hot News

Rahasia Umum Setya Novanto
23/09/2014 | endro rhs
article thumbnail

Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dan pimpinan Koalisi Merah Putih, diminta meninjau ulang pencalonan Setya Novanto. Ical--sapaan Aburizal, disarankannya untuk berhati-hati dalam membuat keputusan.  [ ... ]


“Rumah Transisi” Diplesetkan Jadi “Rumah Transaksi”
09/09/2014 | endro rhs
article thumbnail

Spanduk sindiran Rumah Transisi yang terletak di Jalan Situbondo 10, Menteng, Jakarta Pusat terpasang di sejumlah jalan di Jakarta. Salah satu spanduk tersebut terpasang di Jalan Raya Tugu Tani, Jakar [ ... ]


Sex, Lies & Cigarettes

Banner
Banner

 

Gunung Merapi Meletus PDF Print E-mail

Yogyakarta (261010) - Gunung berapi aktif di Indonesia Merapi petang ini meletus dengan mengeluarkan awan panas yang tercatat sejak pukul 17.02 WIB.

"Sejak 17.02 WIB hingga 17.34 WIB terjadi empat kali awan panas dan sampai sekarang awan panas terus muncul susul menyusul tidak berhenti," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Surono di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, munculnya awan panas tersebut menjadi tanda sebagai erupsi Gunung Merapi.

Awan panas pertama yang muncul pada pukul 17.02 WIB tersebut mengarah ke barat, namun awan panas berikutnya tidak dapat terpantau dengan baik karena kondisi cuaca di puncak Merapi cukup gelap dan hujan.

Sirine bahaya di Kaliurang Sleman berbunyi pada pukul 17.57 WIB, dan pada pukul 18.05 WIB Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta menarik semua petugas dari pos pengamatan.

"Pada 2006, awan panas terjadi selama tujuh menit, namun pada tahun ini awan panas sudah terjadi lebih dari 20 menit," katanya.

Lamanya awan panas tersebut, lanjut dia, menunjukkan energi yang cukup besar.

Pada pukul 18.00 WIB terdengar letusan sebanyak tiga kali yang terdengar dari pos Jrakah dan pos Selo yang disusul dengan asap membumbung setinggi 1,5 kilometer mengarah ke selatan.

"Tipe letusan Merapi sudah dipastikan eksplosif," katanya. (E013/K004)

Sumber: Antaranews.com